Claus M Butu
Claus M Butu
Profil: Kampus Sekolah Tinggi Katolik 'Touye Paapaa' Deiyai Keuskupan Timika, Keagamaan Katolik
Yayasan Emawa Owaada, sejak empat tahun
lalu telah berupaya mendirikan sebuah perguruan tinggi, yaitu STK Touye
Papa di Waghete, Kabupaten Deiyai. Dalam rangka mengembangkan perguruan tinggi
STK Touye Papa, pihak yayasan bersama dengan pihak akdemisi, telah berupaya
melakukan berbagai langkah strategis, salah satu upayanya adalah pihaknya
telah membangun sebuah gedung asrama mahasiswa sementara, dengan memiliki
empat kamar tidur, masing-masing satu kamar menyediakan empat tempat tidur,
berlokasi di samping gedung Kampus STK Touye Papa di Waghete, yang jaraknya
tidak jauh dari Kampus STK Touye Papa. Gedung asrama putra sementara, yang
dibangun sejak tahun lalu itu pada berapa hari lalu telah diresmikan oleh
Pastor Paroki Waghete, yang ditandai dengan pemberkatan gedung asramaagar
gedung asrama tersebut dapat digunakan bagi para mahasiswa STK yang kuliah di
Perguruan Tinggi STK Touye Papa di Waghete. Seusasi pemberkatan, Ketua STK
Touye Papa, Romo Michael Tekege, Pr melalui sambutannya mengatakan, gedung
asrama mahasiswa yang dibangun ini adalah salah satu upaya yang dilakukan dari
pihak yayasan bersama pihak akademisi, tetapi juga tidak terlepas dari kerja
keras dari para mahasiswa sehingga telah terbangunlah sebuah gedung asrama
mahasiswa sementara. “D dibangunnya sebuah gedung asrama putra ini akan
dapat membantu bagi para mahasiswa yang kuliah disini, khususnya mahasiswa yang
selalu datang dari jauh ibukota kabupaten di Waghete. Sehingga, dengan
tersedianya asrama ini akan menjawab apa yang menjadi beban bagi para mahasiswa
selama ini. Sekarang tidak perlu lagi para mahasiswa yang datang dari jauh ke
kampus, mulai besok/lusa juga para mahasiswa dapat menempati kamar untuk bisa
tinggal, belajar, datang ke kampus dari asrama,” jelasnya. Lanjutnya, penyediaan
gedung asrama ini, walaupun sementara tetapi, pihak pengelola bersama kerja
kerasnya para mahasiswa, telah terjawab satu kebutuhan dalam pengembangan
kampus STK ini. Karena menurut dia, gedung asrama adalah salah satu
sarana penunjang dalam proses perkuliaan di dalam sebuah perguruan tinggi,
maka terkabulnya satu kerinduan bagi para mahasiswa yang selama ini, para
mahasiswa selalu merindukan, untuk dapat tinggal di tempat yang layak dalam
proses bangku kuliah di STK ini. “Hasil kerja keras dan upaya dari
semua pihak akademisi maupun pengurus senat, bersama yayasan telah mendirikan
sebuah asrama sehingga para mahasiswa merasa legah, tidak menjadi beban soal
tempat tinggi bagi mahasiswa yang datang dari jauh dari ibukota Deiyai, di
Waghete,” katanya.Oleh sebab itu, dirinya selaku Pimpinan Perguruan Tinggi STK
mengharapkan, kepada para mahasiswa khususnya bagi para mahasiswa yang akan
menghuni asrama, dapat menjaga dan merawat gedung asrama dan juga dapat menjaga
kebersihan agar gedung asrama tetap selalu terjaga dari bahaya kerusakan dan
sampah. Sementara itu, seusai pemberkatan Ketua senat STK Touye
Papa Willem Bukega mengatakan, dibangunnya, sebuah gedung asrama putra ini
merupakan hasil kerja keras pengurus Senat STK bersama dengan pihak akademisi
STK, karena usulan untuk membangun adalah sesuai dengan program pengurus senat
STK, sehingga sesuai dengan sebuah komitmen bersama telah berhasil membangun
sebuah gedung asrama untuk para mahasiswa STK. “Asrama ini satu pintu,
kita akan gunakan untuk Sekretariat Pengurus Senat STK. Selain itu, akan
dipakai untuk tempat tidur para mahasiswa dan lainnya akan digunakan kamar
tidur bagi para mahasiswa,”ungkapnya, setelah proses pemberkatan belum lama ini
di Waghete. Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih, kepada
pihak yayasan, pihak akademisi dan teman-teman mahasiswa atas kekompakan,
partisipasi, kerjasama yang baik, karena hasil dukungan dan kerja keras serta
partisipasinya, telah terbangun sebuah asrama bagi mahasiswa, sehingga para
mahasiswa juga akan dapat tinggal di tempat yang layak, dalam proses
perkuliahan ini. “Kami sampaikan terima kasih, karena dengan
adanya asrama ini para mahasiswa akan dapat belajar dengan baik di asrama dan
juga dapat tinggal di tempat yang layak,” ujarnya. Sementara itu, sekedar
diketahui proses pelaksanaan acara pemberkatan gedung asrama putra STK
sementara, diawali dengan ibadah singkat yang dipimpin Pastor Paroki Waghete,
berlangsung di Aula Lap IPA SMP YPPK Waghete dan dalam acara pemberkatan
asrama, dihadiri pihak pengurus yayasan, pihak akademisi, para mahasiswa serta
undangan lainnya. (penulis:Nicolas butu)