Badan Eksekutif
Mahasiswa (BEM STK) Touye PaaPaa Deiyai selenggarakan Pengabdian Kepada Masyarakat di
Bagou
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah
Tinggi Keagamaan katolik (STK) Deiyai menggelar
kegiatan kerja bakti social bersama masyarakt bagou. Kegiatan berlangsung pada
24, Februari 2024 di Desa Bagou, Kecamatan Distrik tigi timur, Kabupaten Deiyai.
Kegiatan yang merupakan bagian dari program
Pengabdian Masyarakat ini bertujuan membentuk kader BEM STK-TP” Yang berkualitas serta memberikan kesempatan
langsung bagi kader BEM untuk menjalankan tugas pengabdian masyarakat.
Kegiatan dibuka langsung Dengan doa pembuka oleh Bapak simon mote. dan
menghadiri masyarakay bagou beserta 8 mahasiswa/I sekolah Tinggi katolik Touye PaaPaa Deiyai.
Ibu pewarta takimai pada saat kerja mengatakan, menjadi pengurus BEM merupakan
sebuah kesempatan untuk belajar dan mengembangkan diri, baik itu kemampuan hard
skill maupun soft skill.
“Karena itu manfaatkan waktu dengan
baik.Menjadi mahasiswa jangan hanya berkutat dengan tugas akademik tetapi
alangkah baiknya jika memperkaya diri dengan pengalaman lain seperti ikut aktif
dalam organisasi kemahasiswaan,” pesannya.
Meski demikian, ibu pewar takimai mengingatkan aktif berorganisasi tidak harus
mengorbankan tugas akademik atau kuliah.
“Jangan sampai karena berorganisasi lalu
lulusnya terlambat. Ini jelas tidak boleh terjadi.Karena lulus terlambat tidak
hanya akan merugikan diri sendiri, tetapi juga menurunkan performa kampus
Touyee PaaPaa. Jadi, semua harus berjalan seimbang,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, ibu takimai juga meminta anggota BEM STK menjadi satu tim
solid, dan memiliki visi misi sama untuk mendukung kemajuan Kampus Touye PaaPaa.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden
Mahasiswa STK-TP” Deiyai Nicolas Butu menyebutkan bahwa kegiatan pengapdian
kepada masyarakat BEM STK-TP” Deiyai, merupakan kegiatan rutin yang dilakukan
pengurus BEM. Tujuannya, membentuk kader berkualitas serta memberikan kesempatan
langsung dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
“Tahun ini kegiatan membangun tim terdiri atas dua kegiatan yakni pertama
kegiatan internal BEM yang diisi dengan berbagi sesi dan kerja,” jelas Butu
didampingi Wakil Presiden Mahasiswa Abel amokwame.
Sesi pertama ini juga membahas soal
membangun karakter kepemimpinan dan sinergi, mahasiswa melalui program kerja
BEM STK-TP” Deiyai yang bersinergis koko dan matang.
Kemudian kegiatan kedua merupakan
kolaborasi BEM dengan masyarakat. Dalam sesi ini, kami mahasiswa/I STK Touye
PaaPaa Deiyai juga turung langsung di lapangan aksi nyata bersama umat yang ada di sini.
“Dalam sesi ini kami juga menggelar kerja
bakti bersama masyarakat Desa Bagou,” tambah Butu. Ia menyebut, BEM STK-TP”
dalam berpikir dan bertindak selalu berdasarkan asas, landasan dan prinsip yang
telah disepakati yakni Pancasila dan Persatuan Mahasiswa di kampus Touye PaaPaa
deiyai ini.
Ia menambahkan, BEM STK Touye PaaPaa Deiyai.
memegang prinsip Kebebasan Kreatifitas, Kebenaran Ilmiah, Kedaulatan Mahasiswa,
Kebersamaan dan Kekeluargaan.
“Melalui kegiatan membangun tim kerja ini, kami berharap BEM STK-TP” Deiyai ini dapat secara tuntas memaknai hal-hal tersebut
agar lebih terarah dalam menjalankan segala tugas dan tanggungjawab,” jelasnya. Ia juga berharap kegiatan ini dapat membangun
diri, baik itu kemampuan hard skill maupun soft skill dengan semua unsur yang
ada di Kampus STK dan juga luar STK.
"Dengan demikian apa yang dijalankan dalam kepengurusan dan juga sebagai
mahasiswa/I bisa jadi bekal di saat
sudah lulus nantinya," pungkasnya.



0 comments:
Posting Komentar